Cara Mendidik Anak Supaya Pintar dan Penurut

Mempunyai anak yang penurut, jadi idaman orangtua. Itu penyebabnya, sejak dari kecil telah di ajarkan beberapa hal baik supaya beberapa anak tidak durhaka pada orangtua.

Kecuali rutinitas serta skema pendidikan yang baik, satu hal yang tidak dapat dibiarkan ialah doa. Setuju ya, Bun, jika doa berkekuatan mengagumkan dalam membimbing kita mendidik anak.

Cara Mendidik Anak Supaya Pintar dan Penurut

Belajar dari pendiri Pesantren Yanbu’ul Quran, Kiai Arwani dalam mendidik anak-anaknya, rupanya ada amalan yang biasa ia lakukan tiap usai habis salat.

“Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yunin waj’alna lilmuttaqina imama.”

Berarti: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah pada kami, istri-istri kami, serta keturunan-keturunan kami untuk penyenang hati (kami), serta jadikanlah kami imam buat beberapa orang yang bertakwa.

Penting untuk diingat, Bun, doa itu dibaca Arwani Amin 3x tiap usai salat. Kecuali amalan di atas, beberapa sumber menyebutkan jika beberapa ulama menyarankan beberapa amalan yang gampang dilaksanakan nih, Bun.

Pertama, ayah serta bunda membaca Alfatihah, ayat Bangku, lalu diteruskan dengan surat Al-Insyirah serta surat Toha (1-5). Sesudah usai semua, lalu tiupkan pada anak yang sedang tidur.

Selain itu, Ustaz Ahmad Zahrudin M. Nafis merekomendasikan untuk mengamalkan ajaran Nabi Muhammad. Ada doa yang disarankan untuk dibacakan di telinga anak.

“Minta maaf buat orangtua yang berasa anaknya nakal, susah ditata, susah dikontrol, atau bengal. Ini doa yang dibaca, dibaca di telinganya. Terserah apa cocok anak masih melek, atau jika sulit serta tidak ingin doa dibacakan waktu anak sedang tidur. Tiap hari dibaca pelan-pelan serta serius anak jadi saleh, serta gampang ditata, jadi anak yang membahagiakan orang tuanya, ” papar Ahmad diambil dari kanal YouTube kepunyaannya.

Mengenai doa yang dibaca yakni surat Al Imron ayat 83 yakni, “Afaghayra awal llahi yabghuna walahu aslama man fis samawati wal ardi taw’an wakarhan wailayhi yurja’un.”

Berarti: Karena itu apa mereka cari agama lainnya dari agama Allah, walau sebenarnya kepada-Nya-lah menyerahkan diri semua apa yang di langit serta di bumi, baik dengan senang atau sangat terpaksa serta cuma pada Allah lah mereka dikembalikan.